Daftar Isi Website

Sistem Manajemen

  • Sistem Manajemen Lingkungan
    • Sejarah ISO 14001
    • Manfaat ISO 14001
    • Konsultasi ISO 9001
      • Identifikasi Aspek dan Dampak
      • Limbah B3
      • Material Safety Data Sheet
      • Prinsip Manajemen Lingkungan
    • Training ISO 14001
      • Training Penyusunan Dokumen ISO 14001
      • Training Identifikasi Aspek Dan Dampak Lingkungan
      • Training Auditor Internal ISO 14001
      • Training Interpretasi Standard ISO 14001
      • Training Limbah B3
      • Training Tanggap Keadaan Darurat
    • ISO 14001:2004
      • Klausul ISO 14001:2004
      • Standard ISO 14001:2004
    • ISO 14001:2015
      • Klausul 14001:2015
      • Standard 14001:2015
    • Perbandingan ISO 14001:2004 dan ISO 14001:2015
    • Sertifikasi ISO 14001
  • Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
    • Sejarah OHSAS 18001
    • Manfaat OHSAS 18001
    • Konsultasi OHSAS 18001
    • Sejarah ISO 45001
    • Manfaat ISO 45001
    • Konsultasi ISO 45001
      • Identifikasi Bahaya dan Resiko
      • Jenis-jenis Bahaya
      • Tanggap Keadaan Darurat
      • Prinsip Manajemen K3
    • Training ISO 45001
      • Training Penyusunan Dokumen ISO 45001
      • Training Identifikasi Bahaya Dan Resiko Kerja
      • Training Auditor Internal ISO 45001
      • Training Interpretasi Standard ISO 45001
      • Training Penanggulangan Bahaya
      • Training Tanggap Keadaan Darurat
    • OHSAS 18001:2007
      • OHSAS 18001:2007
      • Standard OHSAS 18001:2007
    • SMK3 50 Tahun 2012
      • Klausul SMK3 PP PP 50 Tahun 2012
      • Persyaratan SMK3 PP 50 Tahun 2012
    • ISO 45001:2018
      • Klausul 45001:2018
      • Standard 45001:2018
    • Perbandingan OHSAS 18001:2007 dan ISO 45001:2018
    • Sertifikasi OHSAS 18001
    • Sertifikasi ISO 45001
    • Sertifikasi SMK3
  • Sistem Manajemen Keamanan Pangan
    • Sejarah ISO 22000
    • Manfaat ISO 22000
    • Konsultasi ISO 22000
    • Sejarah HACCP
    • Manfaat HACCP
    • Konsultasi HACCP
    • Sejarah GMP
    • Manfaat GMP
    • Konsultasi GMP
      • Identifikasi Dampak dan Resiko Makanan
      • Jenis-jenis Bahaya Makanan
      • Tanggap Keadaan Darurat
      • Prinsip Manajemen Keamanan Pangan
    • Training ISO 22000
      • Training Penyusunan Dokumen ISO 22000
      • Training Identifikasi Bahaya Dan Resiko Makanan
      • Training Auditor Internal ISO 22000
      • Training Interpretasi Standard ISO 22000
      • Training Penanggulangan Bahaya
      • Training Tanggap Keadaan Darurat
    • ISO 22000
      • ISO 22000:2018
      • Standard ISO 22000:2018
    • HACCP
      • HACCP
      • Standard HACCP
    • GMP
      • GMP
      • Standard GMP
    • Perbandingan ISO 22000 dan FSSC 22000
    • Perbandingan HACCP dan GMP
    • Sertifikasi ISO 2000
    • Sertifikasi HACCP
    • Sertifikasi GMP

Training Website Design Offline

TRAINING WEBSITE DESIGN (OFFLINE)

Oleh:

Mochamad Sutarsono, ST, MT

(QHSE Consultant, Leadership Trainer And Motivator)

 

Langkah-1 (Persiapan)

  1. Download file xampp-win32-1.8.3-5-VC11-installer.exe (untuk win 8) dan xampp-win32-1.8.2-6-VC9-installer.exe (untuk win XP) di:  http://www.apachefriends.org/en/xampp.html
  2. Download wordprees versi terbaru di http://www.wordpress.org

 

Langkah-2  (Instalasi XAMPP)

  1. Double klik pada file xampp yang sudah anda download (gambar -0)
  2. Klik run (gambar -1)
  3. Klik next (gambar -2)
  4. Klik next (gambar -3)
  5. Klik next (gambar -4)
  6. Hilangkan centang pada tulisan “Learn more about Bitnami for XAMPP” (gambar -5)
  7. Klik next (gambar -6)
  8. Tunggu hingga proses instalasi selesai kemudian klik next (gambar -7)
  9. Hilangkan centang pada tulisan “Do you want to stant the Control Panel now” (gambar-8)
  10. Klik Finish (gambar-9)
  11. Proses instalasi XAMPP sudah selesai.

* Perhatikan: Lokasi file hasil install XAMPP  adalah C:\xampp\

 

Langkah-3 (Instalasi wordpress)

  1. Klik kanan pada file wordpress-4.0 yang telah anda download
  2. Klik copy (gambar-2) atau
  3. Klik Extrax all
  4. Klik finish, terlihat ada folder baru bernama wordpress
  5. Klik dan copy folder wordpress tersebut
  6. Buka folder c:\xampp\htdocs
  7. Klik paste
  8. Rename folder wordpress yand ada pada c:\xampp\htdocs
  9. Silakan ganti sesuai nama website yang ingin anda buat, misalkan my-website

* Perhatikan: Lokasi file hasil install XAMPP  adalah di C:\xampp\htdocs\[nama folder]\wp-content

 

Langkah-4 (Konfigusi PHP My admin)

  1. Buka browser internet (misalkan: internet explorer, Mozilla, Opera, atau yang lainnya) lalu ketik http://localhost/phpmyadmin. Tekan enter.
  2. Klik new
  3. Ganti nama basis data menjadi my-website, klik buat

 

Langkah-5 (Menjalankan XAMPP)

  1. Klik start, pilih All Programs, pilih XAMPP, pilih XAMPP Control Panel, klik kiri
  2. Klik start pada kolom Action baris Apache, kemudian klik unblock (jika muncul windows Security Alert)
  3. Klik start pada kolom Action baris MySQL, kemudian klik unblock (jika muncul windows Security Alert)
  4. Terlihat tulisan Apache dan MySQL mempunya tanda hijau

 

Langkah-6 (Menjalankan WordPress)

  1. Ketik pada browser: localhost/my-website/
  2. Klik enter
  3. Klik wordpress
  4. Klik continue
  5. Klik let’s go
  6. Rename database name menjadi = my-website
  7. User name menjadi = root
  8. Password dikosongkan
  9. Database host dan table prefix tidak perlu dirubah
  10. Klik submit
  11. Klik installing now
  12. Isi  sesuai dengan keinginan anda (gambar menjalankan worpress -7)

Misalkan site title : Jual Produk Herbal

Username : Sutarsono

Password : #belajar-website@1

Your E-mail : m.sutarsono@gmail.com

  1. Klik install wordpress
  2. Klik login
  3. Sekarang website anda sudah selesai  (gambar menjalankan wordpress -11)

 

Langkah-7 (Mengisi Konten pada website)

Langkah-8 (Konfigurasi SEO)