Rekan-rekan profesional, mari kita hadapi kenyataan! Banyak dari kita berpikir bahwa untuk memiliki tempat kerja yang rapi, cukup dengan membersihkan dan membereskan barang sesekali. Tunggu dulu! Jika Anda ingin konsistensi dan efisiensi sejati, Anda membutuhkan sistem yang teruji. Inilah saatnya kita berkenalan dan menguasai konsep revolusioner yang dikenal sebagai 5S: Fondasi Utama Pengaturan Barang dan Tempat Kerja yang Efektif!
Dengan memahami dan menerapkan 5S, Anda tidak hanya akan memiliki meja yang bersih, tetapi Anda juga akan memotong waktu terbuang, mengurangi stres, dan yang paling penting, mencegah kerugian-kerugian tak terduga akibat manajemen barang yang buruk.
Apa itu 5S? Ini adalah singkatan dari lima kata kunci dalam bahasa Jepang yang merupakan urutan langkah wajib yang harus Anda jalani:
- Seiri (Pemilahan)
- Seiton (Penataan)
- Seiso (Pembersihan)
- Seiketsu (Pembakuan/Pemantapan)
- Shitsuke (Pembiasaan)
Lima langkah ini adalah siklus yang akan membawa pekerjaan Anda menjadi lebih cepat, lebih aman, dan tentu saja, jauh lebih menyenangkan! Mari kita bedah langkah demi langkahnya:
1. Seiri (Pemilahan): The Great Purge!
Tujuan: Menyingkirkan semua yang tidak dibutuhkan agar yang dibutuhkan mudah ditemukan.
Aksi Nyata:
- Bongkar Tuntas! Singkirkan sekat-sekat mental dan fisik! Keluarkan semua isi laci, bongkar semua berkas, bahkan geser meja Anda sedikit. Selalu ada harta karun yang tidak berguna terselip!
- Klasifikasikan Barang Anda: Lakukan pemilahan tegas dengan membagi semua barang menjadi 3 Kategori:
- Kategori A (Sering Dipakai): Dipakai berkali-kali setiap hari (Komputer, alat tulis dasar, telepon, dokumen acuan kerja aktif). Ini adalah basic needs Anda.
- Kategori B (Kadang-kadang Dipakai): Dokumen atau catatan yang sesekali Anda butuhkan, atau mungkin buku bacaan istirahat Anda.
- Kategori C (Tidak Terpakai/Kadaluarsa): Sudah lebih dari setahun tidak disentuh. Dokumen kadaluarsa, jadwal yang lewat, kertas tak berguna.
- Tindakan Keras untuk Kategori C: BUANG! Jangan ragu! Jumlah barang adalah musuh utama kerapian. Semakin banyak barang, semakin sulit dikelola. Kembalikan barang pinjaman. Jangan pernah mengambil keputusan “Simpan sementara sampai ada keputusan.” Itu namanya menunda pekerjaan.
Pesan Trainer: Mengorbankan barang yang tidak berharga adalah harga yang pantas untuk efisiensi kerja yang akan Anda dapatkan!
2. Seiton (Penataan): “A Place for Everything, and Everything in its Place.”
Tujuan: Menyimpan barang yang masih berguna agar mudah diakses dan dikembalikan.
Aksi Nyata:
- Kategori A: “Zero-Time-to-Reach” Tempatkan barang-barang ini sangat dekat dengan Anda. Usahakan Anda “nyaris” tidak butuh waktu untuk menjangkaunya. Jika perlu, simpan di saku Anda!
- Kategori B: “Less-than-30-Seconds-Rule” Simpan barang di tempat yang lebih jauh, TETAPI harus mudah ditemukan. Targetkan waktu kurang dari 30 detik untuk menemukannya!
- Terapkan Standardisasi Penyimpanan Dokumen:
- Gunakan binder atau map gantung sebagai pilihan utama penyimpanan rapi.
- Beri Nama Tegas pada setiap binder/map.
- Beri Kode Lokasi pada rak dan binder. Ini kunci agar barang kembali ke tempat yang benar!
- Tentukan Masa Retensi: Dokumen akan terus bertambah. Tentukan masa simpan minimal sebelum Anda bisa membuangnya (misalnya, catatan produksi, PO, DO). Ini adalah kunci untuk menghindari penumpukan yang tidak terkendali.
3. Seiso (Pembersihan): Inspeksi dan Perawatan Harian
Tujuan: Menjaga tempat kerja selalu bersih dan melakukan pembersihan secara teratur.
Aksi Nyata:
- Identifikasi “Limbah Kantor”: Di kantor, limbah sulit dibedakan, terutama kertas. Disiplinkan diri Anda untuk tidak menyimpan sampah!
- Terapkan Pembersihan “Saat Itu Juga”: Biasakan untuk membuang surat/dokumen yang sudah selesai masa pakainya segera setelah selesai dibaca atau diproses. Jangan biarkan sampah menumpuk di meja Anda, bahkan untuk 5 menit!
- Lakukan sedikit pembersihan secara berkala (misalnya, setiap pagi dan sore) untuk menghilangkan debu dan kotoran.
4. Seiketsu (Pembakuan/Pemantapan): Inovasi Kerapian
Tujuan: Menentukan standar dan mencari peluang untuk membuat tempat kerja menjadi lebih efisien dan mudah dirawat.
Aksi Nyata:
- Setelah bersih, saatnya berpikir lebih dalam: Bagaimana agar kerapian ini lebih mudah dipelihara?
- Minimalkan Barang: Jika kalender software bisa diakses sekali klik, singkirkan kalender meja Anda!
- Sistem Visual: Jika Anda punya banyak binder di lemari, buat garis diagonal di punggung binder. Jika ada yang salah tempat, akan langsung terlihat!
- Pembakuan berarti Anda menerapkan ide-ide yang menjadikan tempat kerja ringkas, bersih, dan lebih mudah untuk dipertahankan kerapiannya.
5. Shitsuke (Pembiasaan): Menciptakan Budaya Unggul
Tujuan: Mendisiplinkan diri untuk bekerja secara efisien dan menjaga kebersihan/kerapian sebagai kebiasaan.
Aksi Nyata:
- Lakukan Hal yang Benar, Secara Konsisten: Biasakan meletakkan setiap barang di tempat semestinya SETELAH digunakan.
- Terapkan Prinsip “Satu Terbaik” (Mengutip Takashi Osada):
- Memproses Satu Hari: Selesaikan pekerjaan administrasi (laporan, dll.) tidak lebih dari satu hari. Hindari tumpukan berkas!
- Catatan Satu Halaman: Sederhanakan catatan sehingga tidak lebih dari satu halaman.
- Bekerja dengan Satu Alat: Tidak ada alat serupa yang lebih dari satu (kecuali memang kebutuhan).
- Arsip Satu Salinan: Buat sistem pengarsipan yang mudah diakses semua orang, sehingga tidak perlu membuat banyak salinan.
5S Adalah Siklus, Bukan Garis Akhir!
Rekan-rekan, ingat ini baik-baik: Shitsuke bukanlah terminal terakhir! 5S adalah sebuah Siklus Tanpa Henti (PDCA).
Setelah membiasakan diri, Anda tetap harus:
- Terus melakukan Seiso (pembersihan) berkala.
- Sesekali kembali melakukan Seiton (penataan) jika ada perubahan tempat kerja.
- Terus mencari cara yang lebih baik (Seiketsu) agar tempat kerja semakin ringkas, bersih, dan mudah dirawat.
Terapkan 5S hari ini! Rasakan perubahannya pada produktivitas, mindset, dan hasil kerja Anda!

senang bisa menambah wawasan kita mengenai 5s di lingkungan kerja maupun lingkungan sekitar, pembawa materi nya juga asik dan cara pembawaannya mudah di cerna
Training yang sangat berguna. Penjelasan menyesuaikan dengan lingkungan dan bisnis dari perusahaan.
Dalam pelatihan penerapan 5S ini sangat berguna bagi saya baik itu di lingkungan rumah maupun lingkungan pekerjaan
Penjelasannya sangat jelas dan berisi yang disertai contoh yang jelas, baik teori dan praktek.
Harapannya dapat lebih memahami konsep 5 S, sehingga dapat di laksanakan dalam ruang lingkup kerja atau kegiatan sehari-hari.
sangat bermanfaat dan memberikan pengetahuan lebih terhadap kesadaran diri akan kebersihan .
Semoga dapat terealisasikan ditempat kerja maupun dilingkungan pribadi
Alhamdulillah Pelatihan ini mudah dipahami, dengan Bapak Mochamad Sutarsono,ST.MT, beliau sangat ramah dan seru. mudah mudahan bisa menerapkan 5S ini di setiap perusahaan.
Training bersama bapak sutarsono,ST . MT sangat menyenangkan,menambah ilmu tentang 5S. Beliau sangat ramah
Mudah mudahan bisa menerapkan 5S ini di perusahaan
Pelatihan 5S ini sangat bermanfaat untuk saya karena dapat wawasan yg lebih luas tentang apa itu penerapan 5S di perusahaan, materi yang diberikan juga tidak monoton karena mix antara materi dan praktik.
Menambah wawasan pengetahuan tentang 5S
Pemaparan materi yg disampaikan oleh Bapak M Sutarsono sangat lengkap dan dapat dipahami oleh semua peserta
Semoga dengan pengetahuan 5S ini dapat diterapkan dan berjalan seterusnya pada ruang lingkup kerja di perusahaan.
Terima kasih Pak M Sutarsono dan team..
Sukses dan sehat selalu..